PARTISIPASI PERUSAHAAN BESAR SWASTA MINIM

Di posting oleh Admin IOS pada 08:05 AM, 18-Jul-13

trakkaryawan.jpg WAKIL Ketua DPRD Kotim Supriadi menilai partisipasi Perkebunan Besar Swasta (PBS) terhadap pembangun-an di daerah masih minim. Sebab, yang tampak selama ini investor malah memanfaatkan program pem­ bangunan untuk mendukung aktivitas mereka. “PBS sepertinya hanya berpikir mencari keuntungan, hal ini sangat merugikan daerah,” sesal dia. Seharusnya, lanjut Supri-adi, dalam operasionalnya PBS bisa menyinergikan kehadiran mereka dengan program pembangunan pemda. Bukan malah memanfaatkannya. Seperti pembangun-an infrastruktur jalan guna membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat perkembangan ekonomi. “Ujung-ujungnya malah dimanfaatkan PBS untuk lalu lintas angkutannya. Saat jalan itu mengalami kerusakan, begitu panjangnya proses meminta partisipasi perbaikan.” Supriadi meminta pemerintah kabupaten memberikan penegasan dan tekanan agar PBS mau bersinergi dalam mengawal dan melaksanakan pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur. “Kalau perlu pemkab menghentikan pelayanan kepada PBS yang tidak mau peduli terhadap daerah. Kami dari DPRD akan siap mengawal kebijakan itu.” Pemkab memiliki dasar menghentikan pelayanan kepada PBS. Yakni dengan adanya kesepakatan antara Gubernur Kalimantan Tengah dengan seluruh PBS beberapa waktu lalu. Intinya kesediaaan PBS memelihara infrastruktur di daerah. Sikap PBS yang terkesan meng­ abaikan kesepakatan itu perlu disesalkan. “Pihak PBS jangan saat ada maunya saja patuh dengan pemimpin di daerah, tetapi begitu keinginannya sudah tercapai tidak peduli lagi.”. Sedikitnya 70 PBS perkebunan kelapa sawit beroperasi di Kotim. Bahkan, Kotim dikenal penghasil sawit terbesar di Kalimantan Tengah. Namun, pemerintah dan masyarakatnya belum sepenuhnya merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan-perusahaan itu. Bahkan untuk program corporate social responsibility (CSR) dari waktu ke waktu peningkatannya kurang signifikan. Untuk itu, DPRD mengajak para pengusaha untuk bersama-sama membangun Kotim. Hal yang mendesak saat ini untuk disikapi salah satunya infrastruktur jalan. Pemerintah daerah sangat berharap peran dan partisipasi PBS ikut membangun jalan. Pembangunan yang dilakukan bersama-sama itu bukan sekadar bermanfaat untuk masyarakat, tetapi juga dunia usaha. (Borneo News)

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)